Kupu-kupu tidak tahu warna sayap mereka, tapi orang-orang tahu betapa indahnya mereka.
Seperti juga dirimu, tidak tahu betapa indahnya dirimu, tapi Allah tahu betapa istimewanya dirimu di mataNya..
Ketika engkau tunduk dalam syari'atNya, Ridha atas takdirNya, Tersenyum dalam musibah, Tegar dalam ujian, Teguh dalam pendirian, Subhanallah...
Semoga engkau termasuk orang-orang yang terpilih menjadi hamba terindah di mataNya,, (^^)

Kamis, 15 Desember 2011

Indah & Mulianya Kaum Perempuan (Berteduhlah di Taman Hati)

Penuh lembut, indah, rahim orang-orang besar, melahirkan para ulama, membesarkan orang-orang tangguh, mendidik para bijak. Perempuan itu perasa. Menyakitinya adalah dosa. Memarahinya adalah cela. Barangsiapa yang mencederainya, maka ia tak lagi mempunyai hak mendapatkan kasihnya.

Air susunya adalah makanan yang paling tulus. Perlindungan yang diberikannya, benar-benar tulus. Air susunya adalah sumber kasih sayangnya. Di matanya tersimpan rahasia. Di keningnya terdapat banyak cerita. Air susunya menyimpan makna kedermawanan. Dalam peluknya ada kasih sayang. Rasa laparnya, berarti ia tidak lapar seorang diri. Ketiadaan perempuan dari kehidupan adalah kehilangan banyak kebahagiaan. Ketersembunyian perempuan dalam pentas dunia, adalah membunuh keindahan.

Orang-orang kafir ingin agar perempuan bebas nerhias dengan fitnahnya. Sedangkan islam inginkan keterlindungan & ketertutupan. Ketakwaan & kebersihan. Agar perempuan menjadi bukti keindahan & penerimaan. Orang-orang kafir menginginkan perempuan tampil dengan pakaian menawan. Jika laki-lakinya terfitnah oleh dirinya, dan anak-anaknya menjadi sia-sia. Islam ingin agar perempuan terlindungi dengan benteng yang sungguh mahal.

Perempuan-perempuan telah memberikan dunia, para pemimpin di masa khulafa rasyidin. Mereka mempersembahkan para pahlawan & para mujahidin. Para ahli dunia & agama. Perempuan, jika baik perilakunya, suci jilbabnya, penuh kasih hatinya, maka rumah akan penuh keridhaan & dunia menjadi tentram. Rumah tanpa perempuan adalah mihrab tanpa imam. Jalanan tanpa petunjuk. Andai perempuan tersembunyi dari kehidupan. Tak ada pelukan & senyuman. Tak ada kata-kata & ungkapan. Andai perempuan tak wujud di dunia, tak ada keturunan & kelahiran. Hanya ada para bujangan.

Dalam hadits disebutkan, "Nikahilah perempuan yang kasih sayang & banyak melahirkan anak." Rahasianya adalah untuk memperbanyak pasukan, menambah jumlah tentara, dan agar Rasulullah saw membanggakan jumlah yang banyak di hari kiamat. Disaat perempuan melucuti hijab, melawan hukum Islam, keluar dengan liar. Katakanlah, selamat tinggal kesucian. Bagaimana rumah tanpa pintu bisa terpelihara. Bagaimana istana bisa terlindungi tanpa penjaga. Maka, penghuni rumah haruslah menjaga & melindungi.

_DR.Aidh Bin Abdullah Al Qarni_

Tidak ada komentar:

Posting Komentar