Dear my brotha,,,
Hari ini adalah puncak ketakutan yang selama ini aku rahasiakan terjadi.
Hanya karena masalah kecil,, akhirnya semua jadi membesar. Hingga aku dimarahin mama.
Brotha,,,
Ada satu hal yang aku takuti,, ternyata hingga saat ini aku belum bisa membagimu dengan calon istrimu. Meski waktu itu hanya tinggal di depan mata saja, tapi tetap aku belum bisa.
Brotha,,,
Aku,, takut kehilangan perhatian darimu... :'(
Dari kecil aku terbiasa denganmu, terbiasa bercanda denganmu, terbiasa bertengkar denganmu,, terbiasa mengadu padamu, terbiasa bermain denganmu,, dan kini,, aku harus berbagi.. :'(
Brotha,,,
Mungkin bagimu aku sangat kekanak-kanakkan saat usiaku menginjak 20th. Dengan tingkahku hari ini, dengan tangisanku hari ini,, hingga kau harus mengadukannya ke mama, hingga mama harus menasehatiku seolah-olah aku berusia 5th.
Brotha,,,
Kau tak akan pernah mengerti, mengapa aku begini. Itu karena kau tak berada di posisiku. Aku hanya punya satu abang, dan itu kau. Mungkin kalau ada dua, tak akan menjadi masalah bagiku. Sudah cukup aku merasa kehilangan perhatian papa karena sibuknya akan pekerjaan, dan sekarang aku akan kehilangan perhatianmu juga.
Brotha,,,
Kau yang selalu menggengam tanganku saat berjalan bersama.
Kau yang selalu melindungiku saat aku ketakutan.
kau yang menggendongku saat aku terjatuh atau lelah berjalan.
Kau yang membuatku tertawa saat aku menangis.
Kau yang menghiburku saat aku sakit.
kau yang memelukku saat aku butuh dukungan.
Kau yang menyuapiku saat aku malas makan.
Bahkan,, kau juga yang sering menggangguku hingga aku menangis.
Brotha,,,
Tak akan ada lagi makan es krim berdua di tepi jalan...
Tak akan ada lagi nonton kartun berdua di ruang tv...
Tak akan ada lagi yang membuat kamarku berantakan...
Tak akan ada lagi mancing di kolam ikan berdua...
Tak akan ada lagi...!!!! T_T
Brotha,,,
Aku tahu,, cepat atau lambat ini semua akan terjadi.
Tapi,,, ternyata aku belum siap...
Brotha,,,
Hari ini,,, wanita itu sudah berhasil mencuri perhatianmu dariku. Wanita itu tlah berhasil mengambil perlindunganmu dariku. Wanita itu tlah berhasil membuatmu menyalahiku hingga kau buat aku menangis.!! Kau,,, jahat... T_T
Brotha,,,
meski tak kau baca tulisanku ini,, aku tetap akan menulis. Dan aku juga tak berharap kau membacanya.
Hingga tadi kau katakan,, "udah dek,,, jangan nangis lagi yaa. maaf abang ya adikkuu.."
Brotha,,,
Beri aku waktu untuk membagimu dengan kakak baruku itu...
Beri aku waktu hingga aku terbiasa...
Karena aku juga ingin menyayangi kakak baruku itu, seperti aku menyayangimu...
(padang, 21 okt 2011...)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar